Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas bertahan di dekat level tertingginya
Friday, 29 August 2025 01:29 WIB | GOLD |GOLD

Emas (XAU/USD) melanjutkan penguatannya untuk sesi ketiga berturut-turut pada hari Kamis, diperdagangkan mendekati level tertinggi lebih dari lima minggu, didorong oleh pelemahan Dolar AS (USD) dan imbal hasil Treasury yang rendah. Logam mulia sempat tertekan pada hari Rabu ketika Greenback yang lebih kuat membatasi kenaikan, tetapi pelemahan Dolar AS semalam, bersama dengan imbal hasil obligasi yang lebih rendah, telah membantu emas batangan mendapatkan kembali momentumnya.

Saat penulisan ini, XAU/USD sedang mengkonsolidasikan kenaikan di dekat level $3.411 karena para pedagang mencerna data ekonomi Amerika Serikat (AS) terbaru. Estimasi kedua Produk Domestik Bruto (PDB) Q2 menunjukkan ekspansi tahunan sebesar 3,3%, melampaui perkiraan 3,1% dan naik dari 3,0% sebelumnya. Indeks Harga PDB dan Harga PCE utama (prelim) keduanya tercatat di angka 2,0%, turun dari 2,1%. Sementara itu, Indeks Harga PCE Inti awal naik 2,5% QoQ, tepat di bawah ekspektasi 2,6%, sementara Klaim Pengangguran Awal turun menjadi 229.000, sedikit lebih baik dari konsensus 230.000 dan turun dari revisi 234.000.

Di luar data tersebut, sentimen pasar yang lebih luas terus menopang Emas, dengan investor beralih ke logam mulia ini sebagai lindung nilai terhadap kekhawatiran atas independensi Federal Reserve (Fed) di tengah tekanan politik. Kekhawatiran inflasi yang terus berlanjut di AS juga membuat emas batangan tetap menarik sebagai penyimpan nilai, sementara ketegangan perdagangan yang berkelanjutan dan risiko pertumbuhan global menambah permintaan aset safe haven.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS